Belajar Al-Qur'an hingga khatam itu gak ada perintah dalam Islam.
Allah Ta'ala hanya memerintahkan agar Al-Qur'an dipelajari, diperdalam dan diamalkan, sukur-sukur diajarkan.
Lantas, bagaimana kita bisa menjalani Al- Islam ini secara KAAFFAH - sesuai perintah, bila kita tidak mengerti Qur'an secara menyeluruh?
Apa alasan kita untuk tidak bisa mempelajari Al-Qur'an hingga khatam...?
Apakah kita akan memilih dan memilah-milah dalam mempelajarinya...?
Gak sempat ngaji rutin karena sibuk kerja, cari nafaqah...?
Emang, kau kira para ustadz dan santri yang masih sentiasa mengkaji Al-Qur'an itu pengangguran, gak punya kebutuhan, gak punya tanggungan keluarga...???
Apa kau kira muslim yang rajin menghadiri majlis-majlis ta'lim secara intens itu adalah para kaya yang mengandalkan warisan sebagai bekal segala kebutuhan...???
وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَىٰ ١٢٤
قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرْتَنِي أَعْمَىٰ وَقَدْ كُنْتُ بَصِيرًا ١٢٥
قَالَ كَذَٰلِكَ أَتَتْكَ آيَاتُنَا فَنَسِيتَهَا ۖ وَكَذَٰلِكَ الْيَوْمَ تُنْسَىٰ ١٢٦
Dan barang SIAPA BERPALING DARI PERINGATAN-Ku, maka sungguh, DIA akan MENJALANI KEHIDUPAN YANG SEMPIT, dan KAMI akan MENGUMPULKANNYApada hari Kiamat DALAM KEADAAN BUTA.”
Dia berkata, “Ya Tuhanku, MENGAPA Engakau kumpulkan AKU dalam keadaan BUTA, PADAHAL DAHULU AKU DALAM KEADAAN MELIHAT?”
Dia (Allah) berkalam, “Demikianlah, dahulu AYAT-AYAT KAMI TELAH DATANG KEPADAMU, dan KAMU MENGABAIKANNYA, jadi begitu (pula) pada HARI INI KAMU DIABAIKAN.”
[S. Tha-Ha 20:124-126]
Al-Qur'an adalah ADZ-DZIKR (peringatan).
Ayuukk......sadar diri sebelum terlambat!







Tidak ada komentar:
Posting Komentar
semoga bermanfaat.