Just Sharing Berbagi itu indah, berbagi tidak akan mengurangi tapi dengan berbagi akan menambah


Mutiara: Seri Shohabah "Utsman bin Mazh'un"

yang Pernah Mengabaikan Kesenangan Hidup Duniawi

Ia masuk nomor 14 yg mula² masuk Islam. Ia orang muhajirin yg mula wafat di Madinah dan dia pula orang Islam pertama kali yg di makam kan di Baqi'

🍂Tatkala ia masuk Islam, ia mengalami siksaan demi siksaan. Ia kemudian hijrah ke Habasyah bersama para sahabat²nya yg lain dan anak nya Saib bin Utsman.

🌴Ia mendapat perlindungan dari paman nya, Walid bin Mughirah, namun ia merasa sedih tidak merasakan penderitaan atau perjuangan sahabat²nya yg lain nya. Akhirnya ia melepaskan diri dari perlindungan pamannya. Selepas itu ia kembali mendapat siksaan dari *Abu Lahab, Umayyah, Uthbah* dan para gembong²nya.

🐫Kemudian ia ikut hijrah ke Madinah, disini iman nya mulai bertambah, bagaikan rahib  dan berkuda di siang dan malam hari.

🌻Utsman orang yg sangat zuhud terhadap hartanya. Bahkan pakaian hanya punya satu dan itupun sobek² dan banyak tambalan dari kulit unta.

Dan kemudian, maut menjemputnya dg sangat lembut, Rasulullah sangat merasa kehilangan, maka tatkala anaknya Ruqayyah meninggal, Rasulullah berkata: _"pergilah menuju pendahulu kita yg pilihan. Yaitu Utsman bin Mazh'un"_

📚 Sirah Ringkas Sahabat Rasul

Share:

Umar bin Khatab

Suatu hari khalifah 'Umar bin Khatab menyewa unta untuk membesuk sahabatnya.
Tanpa disadarinya sorban Khalifah 'Umar tersangkut pohon dan terlepas.

Ketika diberitahu sorbannya jatuh, Khalifah 'Umar bergegas turun dari untanya dan lari mengambil sorbannya, lalu cepat cepat menaiki kembali untanya.
Sang pemilik unta berkata, "Kenapa kau tidak putar saja untanya untuk kembali kebelakang sedikit untuk mengambil sorbanmu wahai khalifah?"

Khalifah 'Umar berkata dengan tersenyum, "Sebab unta ini akadnya aku sewa untuk pergi dari rumahku menuju rumah sahabatku. Tidak ada perjanjian balik sebentar untuk keperluan lain."

Pemilik unta: "Kalau begitu, kenapa kau tidak menyuruh aku sebagai rakyat terhadap khalifah untuk mengambil sorbanmu?"
Khalifah 'Umar menjawab, "Karena sorban itu milikku bukan milikmu, kenapa aku mesti menyuruhmu? Apakah kau kira jabatan khalifah punya wewenang untuk memerintahkan orang lain mengerjakan sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan tugasku?"

SUBHAANALLAH
_Inilah Pemimpin Islam._
_(Dikutip dari buku The Great of Two 'Umars)_

Share:

Mendidik Tidak Bisa Mendadak

▪Tugas kita hanya menyampaikan bukan memaksa untuk dilaksanakan..

▪Mendidik adalah bagian dari pengantar jalan hidayah..

Allah ta’ala berfirman,

‎إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاءُ ۚ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

🍂 “Sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak akan dapat memberi hidayah (petunjuk) kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki,

dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk”
(QS Al-Qashash: 56)

▪Perlu proses dan waktu panjang dalam pendidikan..

Imam asy-Syafi’i rahimahullah merangkai jalan untuk memperoleh ilmu dalam syairnya:

‎أَخِي لَنْ تَنَالَ الْعِلْمَ إلَّا بِسِتَّةٍ سَأُنْبِيكَ عَنْ تَفْصِيلِهَا بِبَيَانِ ذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌوَبُلْغَةٌ وَصُحْبَةُ أُسْتَاذٍ وَطُولُ زَمَانِ

🍂 Saudaraku.. Engkau tidak akan mendapatkan ilmu melainkan dengan enam perkara..

Akan aku kabarkan kepadamu perinciannya secara jelas:

1) kecerdasan,
2) semangat,
3) kesungguhan,
4) bekal,
5) bimbingan guru dan
6) waktu yang panjang.
[Diwan asy-Syafi’i: 20]

Karena mendidik tidak bisa instan..

•┈•◎❅❀❦❖🌸🌻❤🌻🌸❖❦❀❅◎•┈•

Share:

AL QURAN & UMUR KITA

Berkata Abdul Malik bin Umair:

"Satu-satunya manusia yang tidak tua adalah orang yang selalu membaca Al-Quran".

"Manusia yang paling jernih akalnya adalah para pembaca Al-Quran".

Berkata Al-imam Qurtubi :
"Barang siapa yang membaca Al-Quran,  maka Allah akan menjadikan ingatannya segar meskipun umurnya telah mencapai 100 tahun".

Imam besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat pada muridnya Abbas bin Abdi Daim Rahimahullah.

"Perbanyaklah membaca Al-Quran jangan pernah kau tinggalkan, kerana sesungguhnya setiap yang kamu inginkan akan di mudahkan setara dengan yang kamu baca".

Berkata Ibnu Solah :

"Bahawasannya para Malaikat tidak diberi keutama'an untuk membaca *Al-Quran*,  maka oleh kerana itu para Malaikat bersemangat untuk selalu mendengar saja dari bacaan manusia".

Berkata Abu Zanad :

"Di tengah malam,  aku keluar menuju masjid Rasulullah SAW sungguh tidak ada satu rumahpun yang aku lewati melainkan padanya ada yang membaca Al-Quran".

Berkata sebagian ahli tafsir :

"Manakala kita menyibukkan diri dengan Al-Quran maka kita akan dibanjiri oleh sejuta keberkahan dan kebaikan di dunia".

"Kami memohon kepada Allah agar memberikan taufiqnya kepada Kami dan semua yang membaca tulisan ini untuk selalu membaca Al-Quran dan mengamalkan kandungannya".

Bila anda Cinta pada Al-Quran maka sebarkanlah. Demi Allah, sekian banyak orang yang membaca Al-Quran maka pahala akan mengalir pada anda.

Umur kita terlalu singkat
... hingga ALLAH kurniakan  Lailatul Qadar untuk menambah umur amal.

Umur kita terlalu singkat
... ALLAH pinta bersilaturrahim untuk memanjangkannya.

Umur kita terlalu singkat
... ALLAH kurniakan Puasa Enam hari di bulan Syawal seperti berpuasa setahun.

Umur kita terlalu singkat
... ALLAH kurniakan baca Surah Al-Ikhlas seperti membaca sepertiga Al-Quran.

Umur kita terlalu singkat
... ALLAH kurniakan Solat di Masjidil Haram seperti solat 100 ribu lebih di masjid lain.

Umur kita terlalu singkat
... ALLAH kurniakan Solat berjemaah nilainya 27x lebih daripada solat sendirian.
Umur kita terlalu singkat
...ALLAH kurniakan Solat
sunat sebelum subuh kekayaan akhirat seluas langit dan bumi
Umur kita terlalu singkat
...ALLAH kurniakan solat subuh berjemaah seperti solat sepanjang malam
Umur kita terlalu singkat
... ALLAH kurniakan solat isyak berjemaah seperti solat separuh malam dan bebas dari sifat munafik
Hidup ini terlalu singkat
... ALLAH kurniakan satu huruf bacaan Al-Quran dengan 10 pahala/kebaikan.

Hidup ini terlalu singkat
...ALLAH kurniakan siapa yg beramal jariyah, share ilmu yang bermanafaat, dan mengusahakan anak2nya jadi anak yg soleh, pahalanya akan terus mengalir ke alam kuburnya.

Wahai diri..., usia umat Nabi Muhammad SAW rata2 hanya 63 - 65 tahun. Kalau saat ini usia kita Sudah 45 tahun, paling lama 20 tahun lagi Malaikat Al Maut akan menjemput kita..

HIDUP INI TERLALU SINGKAT... JANGANLAH DI SIA-SIAKAN KESEMPATAN YANG DIBERIKAN ALLAH SWT. ...
Baarakallah......

Share:

Mutiara: Seri Shohabah "Abu Ayyub al-Anshari"

Pejuang di Waktu Senang ataupun Susah

Abu Ayyub Al Anshori Khalid bin Zaid, cucu Malik bin Najjar,  adalah seorang anshar yg rumahnya terpilih menjadi tempat tinggal Nabi ketika hijrah ke Madinah. Ia termasuk dari 70 orang mukmin yg berbaiat kpd Rasulullah di baiat Aqabah 2.

Ia ikut dalam perang Badar, Uhud, Khandaq, dan peperangan yg lain bersama Rasulullah. Ia tetap ikut peperangan bahkan sampai Rasulullah tiada.

Ia pernah tidak ikut berperang sekali saja dalam hidup nya, karena komandannya masih muda, Abu Ayyub tidak puas dg kepemimpinan. Akan tetapi ia kemudian menyesal karena tidak ikut berperang.

❌Sewaktu terjadi pertikaian antara Ali bin Abi Thalib dan Mu'awiyah bin Abi Sofyan, ia berdiri di pihak Ali tanpa ragu². Setelah Ali wafat, ia menyendiri dalam kezuhudan.

Ketika dalam perang melawan Konstantinopel, ia mendapat luka berat, ia meminta kpd khalifah Yazid bin Mu'awiyah bahwa: _"jika ia meninggal, agar jasad nya dibawa dg kudanya sejauh jauh jarak yg dpt ditempuh le arah musuh, dan disanalah ia dikebumikan."_ Yazid mengabulkan nya.

Ia, Abu Ayyub Al Anshori di makam kan di jantung kota Konstantinopel, yang sekarang namanya Istambul.

📚 Sirah Ringkas Sahabat Rasul

Share:

SEJARAH KELAM PEMBUNUHAN SESAMA MUSLIM YANG TAK PERNAH TERLUPAKAN

Gelombang JARGON Kembali ke Al qur'an dan As Sunnah Sangat Deras Sekali . Sebuah fenomena ???

Akankah terulang Sejarah Akhir priode khulafaur rosyidin di NKRI yg kita cintai .... ?

_“Hukum itu milik Alloh, wahai Ali. Bukan milikmu dan para sahabatmu.”_

Itulah teriakan Abdurrohman bin Muljam Al Murodi (Khowarij) ketika menebas tubuh imam Ali a,s. bin Abi Tholib, _karomallohu wajhah_ pada saat bangkit dari sujud sholat Shubuh pada 19 Romadlon 40 H itu.

Abdurrohman bin Muljam menebas tubuh imam ali a,s.bin Abi Tholib dengan pedang yang sudah dilumuri racun yang dahsyat. Racun itu dibelinya seharga 1000  Dinar.
Tubuh imam Ali a,s.bin Abi Tholib mengalami luka parah, tapi beliau masih sedikit bisa bertahan. 3 hari berikutnya (21 Romadlon 40 H) nyawa sahabat yang telah dijamin oleh Rosululloh SAW menjadi penghuni surga itu hilang di tangan seorang muslim yang selalu merasa paling Islam.

Imam Ali a,s. dibunuh setelah dikafirkan.
Imam Ali a,s. dibunuh setelah dituduh tidak menegakkan hukum Alloh.

Imam Ali a,s.dibunuh atas nama hukum Alloh.
Itulah kebodohan dan kesesatan orang Khowarij yang saat ini masih ngetrend ditiru oleh sebagian umat muslim.

Tidak berhenti sampai di situ, saat melakukan aksinya Ibnu Muljam juga tidak berhenti membaca Surat _Al Baqarah_ ayat 207 sebagai pembenar perbuatannya:

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْرِي نَفْسَهُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ رَءُوفٌ بِالْعِبَادِ
_“Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridloan Alloh; dan Alloh Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.”_

Maka sebagai hukuman atas kejahatannya membunuh imam Ali a,s. Ibnu Muljam kemudian dieksekusi mati dengan cara _qishos_ . Proses hukuman mati yang dijalankan terhadap Ibnu Muljam juga berlangsung dengan penuh dramatis. Saat tubuhnya diikat untuk dipenggal kepalanya dia masih sempat berpesan kepada algojo:

_“Wahai Algojo, janganlah engkau penggal kepalaku sekaligus. Tetapi potonglah anggota tubuhku sedikit demi sedikit hingga aku bisa menyaksikan anggota tubuhku disiksa di jalan Alloh.”_

Ibnu Muljam meyakini dengan sepenuh hati bahwa aksinya membunuh suami _Sayyidahtunah hababatu Fathimah az zahro sepupu Rosululloh, dan ayah dari imam Al-Hasan a,s.dan imam Husein a,s. itu adalah sebuah aksi _jihad fi sabilillah._

Seorang ahli surga  meregang nyawa di tangan seorang muslim yang meyakini aksinya itu adalah di jalan kebenaran demi meraih surga Alloh.

Potret Ibnu Muljam adalah realita yang terjadi pada sebagian umat Islam di era modern. Generasi pemuda yang mewarisi Ibnu Muljam itu giat memprovokasikan untuk berjihad di jalan Alloh dengan cara memerangi, dan bahkan membunuh nyawa sesama kaum muslimin.

Siapa sebenarnya Ibnu Muljam? Dia adalah lelaki yang _sholih_ , _zahid_ dan bertakwa dan mendapat julukan _Al-Muqri’_ . Sang pencabut nyawa imam Ali a.s, itu seorang _hafidz_  (penghafal Alquran) dan sekaligus orang yang mendorong sesama muslim untuk menghafalkan kitab suci tersebut.

_Kholifah_ Umar bin Khottob pernah menugaskan Ibnu Muljam ke Mesir untuk memenuhi permohonan ‘Amr bin ‘Ash untuk mengajarkan hafalan Alquran kepada penduduk negeri piramida itu. Dalam pernyataannya, Kholifah Umar bin Khottob bahkan menyatakan:
“Abdurrohman bin Muljam, salah seorang ahli Alquran yang aku prioritaskan untukmu ketimbang untuk diriku sendiri. Jika ia telah datang kepadamu maka siapkan rumah untuknya untuk mengajarkan Alquran kepada kaum muslimin dan muliakanlah ia wahai ‘Amr bin ‘Ash” kata Umar.

Meskipun Ibnu Muljam hafal Alquran, bertaqwa dan rajin beribadah, tapi semua itu tidak bermanfaat baginya. Ia mati dalam kondisi su’ul khotimah, tidak membawa iman dan Islam akibat kedangkalan ilmu agama yang dimilikinya. Afiliasinya kepada sekte Khowarij telah membawanya terjebak dalam pemahaman Islam yang sempit. Ibnu Muljam menetapkan klaim terhadap surga Alloh dengan sangat tergesa-gesa dan dangkal. Sehingga dia dengan sembrono melakukan aksi-aksi yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama Islam. Alangkah menyedihkan karena aksi itu diklaim dalam rangka membela agama Alloh dan Rosululloh.

Sadarkah kita bahwa saat ini telah lahir generasi-generasi baru Ibnu Muljam yang bergerak secara massif dan terstruktur. Mereka adalah kalangan sholeh yang menyuarakan syariat dan pembebasan umat Islam dari kesesatan. Mereka menawarkan jalan kebenaran menuju surga Alloh dengan cara mengkafirkan sesama muslim. Ibnu Muljam gaya baru ini lahir dan bergerak secara berkelompok untuk meracuni generasi-generasi muda Indonesia. Sehingga mereka dengan mudah mengkafirkan sesama muslim, mereka dengan enteng menyesatkan kiyai dan ulama.

Raut wajah mereka memancarkan kesalehan yang bahkan tampak pada bekas sujud di dahi. Mereka senantiasa membaca Alquran di waktu siang dan malam. Namun sesungguhnya mereka adalah kelompok yang merugi. Rasulullah dalam sebuah hadits telah meramalkan kelahiran generasi Ibnu Muljam ini:

_"Akan muncul suatu kaum dari umatku yang pandai membaca Alquran dengan lisan mereka tetapi tidak melewati tenggorokan mereka,  mereka keluar dari Islam sebagaimana anak panah meluncur dari busurnya."_ (Shohih Muslim, hadits No.1068)

Kebodohan mengakibatkan mereka merasa berjuang membela kepentingan agama Islam padahal hakikatnya mereka sedang memerangi Islam dan kaum muslimin.

Wahai kaum muslimin, waspadalah pada gerakan generasi Ibnu Muljam. Mari kita siapkan generasi muda kita agar tidak diracuni oleh golongan Ibnu Muljam gaya baru. Islam itu agama _Rohmatan Lil Alamin_ . Islam itu agama keselamatan. Islam itu merangkul, dan bukan memukul.

اللهم اهدنا و احفظنا والمسلمين في كل مكان ،  آمين...

Share:

SEJARAH KELAM PEMBUNUHAN SESAMA MUSLIM YANG TAK PERNAH TERLUPAKAN

Gelombang JARGON Kembali ke Al qur'an dan As Sunnah Sangat Deras Sekali . Sebuah fenomena ???

Akankah terulang Sejarah Akhir priode khulafaur rosyidin di NKRI yg kita cintai .... ?

_“Hukum itu milik Alloh, wahai Ali. Bukan milikmu dan para sahabatmu.”_

Itulah teriakan Abdurrohman bin Muljam Al Murodi (Khowarij) ketika menebas tubuh imam Ali a,s. bin Abi Tholib, _karomallohu wajhah_ pada saat bangkit dari sujud sholat Shubuh pada 19 Romadlon 40 H itu.

Abdurrohman bin Muljam menebas tubuh imam ali a,s.bin Abi Tholib dengan pedang yang sudah dilumuri racun yang dahsyat. Racun itu dibelinya seharga 1000  Dinar.
Tubuh imam Ali a,s.bin Abi Tholib mengalami luka parah, tapi beliau masih sedikit bisa bertahan. 3 hari berikutnya (21 Romadlon 40 H) nyawa sahabat yang telah dijamin oleh Rosululloh SAW menjadi penghuni surga itu hilang di tangan seorang muslim yang selalu merasa paling Islam.

Imam Ali a,s. dibunuh setelah dikafirkan.
Imam Ali a,s. dibunuh setelah dituduh tidak menegakkan hukum Alloh.

Imam Ali a,s.dibunuh atas nama hukum Alloh.
Itulah kebodohan dan kesesatan orang Khowarij yang saat ini masih ngetrend ditiru oleh sebagian umat muslim.

Tidak berhenti sampai di situ, saat melakukan aksinya Ibnu Muljam juga tidak berhenti membaca Surat _Al Baqarah_ ayat 207 sebagai pembenar perbuatannya:

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْرِي نَفْسَهُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ رَءُوفٌ بِالْعِبَادِ
_“Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridloan Alloh; dan Alloh Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.”_

Maka sebagai hukuman atas kejahatannya membunuh imam Ali a,s. Ibnu Muljam kemudian dieksekusi mati dengan cara _qishos_ . Proses hukuman mati yang dijalankan terhadap Ibnu Muljam juga berlangsung dengan penuh dramatis. Saat tubuhnya diikat untuk dipenggal kepalanya dia masih sempat berpesan kepada algojo:

_“Wahai Algojo, janganlah engkau penggal kepalaku sekaligus. Tetapi potonglah anggota tubuhku sedikit demi sedikit hingga aku bisa menyaksikan anggota tubuhku disiksa di jalan Alloh.”_

Ibnu Muljam meyakini dengan sepenuh hati bahwa aksinya membunuh suami _Sayyidahtunah hababatu Fathimah az zahro sepupu Rosululloh, dan ayah dari imam Al-Hasan a,s.dan imam Husein a,s. itu adalah sebuah aksi _jihad fi sabilillah._

Seorang ahli surga  meregang nyawa di tangan seorang muslim yang meyakini aksinya itu adalah di jalan kebenaran demi meraih surga Alloh.

Potret Ibnu Muljam adalah realita yang terjadi pada sebagian umat Islam di era modern. Generasi pemuda yang mewarisi Ibnu Muljam itu giat memprovokasikan untuk berjihad di jalan Alloh dengan cara memerangi, dan bahkan membunuh nyawa sesama kaum muslimin.

Siapa sebenarnya Ibnu Muljam? Dia adalah lelaki yang _sholih_ , _zahid_ dan bertakwa dan mendapat julukan _Al-Muqri’_ . Sang pencabut nyawa imam Ali a.s, itu seorang _hafidz_  (penghafal Alquran) dan sekaligus orang yang mendorong sesama muslim untuk menghafalkan kitab suci tersebut.

_Kholifah_ Umar bin Khottob pernah menugaskan Ibnu Muljam ke Mesir untuk memenuhi permohonan ‘Amr bin ‘Ash untuk mengajarkan hafalan Alquran kepada penduduk negeri piramida itu. Dalam pernyataannya, Kholifah Umar bin Khottob bahkan menyatakan:
“Abdurrohman bin Muljam, salah seorang ahli Alquran yang aku prioritaskan untukmu ketimbang untuk diriku sendiri. Jika ia telah datang kepadamu maka siapkan rumah untuknya untuk mengajarkan Alquran kepada kaum muslimin dan muliakanlah ia wahai ‘Amr bin ‘Ash” kata Umar.

Meskipun Ibnu Muljam hafal Alquran, bertaqwa dan rajin beribadah, tapi semua itu tidak bermanfaat baginya. Ia mati dalam kondisi su’ul khotimah, tidak membawa iman dan Islam akibat kedangkalan ilmu agama yang dimilikinya. Afiliasinya kepada sekte Khowarij telah membawanya terjebak dalam pemahaman Islam yang sempit. Ibnu Muljam menetapkan klaim terhadap surga Alloh dengan sangat tergesa-gesa dan dangkal. Sehingga dia dengan sembrono melakukan aksi-aksi yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama Islam. Alangkah menyedihkan karena aksi itu diklaim dalam rangka membela agama Alloh dan Rosululloh.

Sadarkah kita bahwa saat ini telah lahir generasi-generasi baru Ibnu Muljam yang bergerak secara massif dan terstruktur. Mereka adalah kalangan sholeh yang menyuarakan syariat dan pembebasan umat Islam dari kesesatan. Mereka menawarkan jalan kebenaran menuju surga Alloh dengan cara mengkafirkan sesama muslim. Ibnu Muljam gaya baru ini lahir dan bergerak secara berkelompok untuk meracuni generasi-generasi muda Indonesia. Sehingga mereka dengan mudah mengkafirkan sesama muslim, mereka dengan enteng menyesatkan kiyai dan ulama.

Raut wajah mereka memancarkan kesalehan yang bahkan tampak pada bekas sujud di dahi. Mereka senantiasa membaca Alquran di waktu siang dan malam. Namun sesungguhnya mereka adalah kelompok yang merugi. Rasulullah dalam sebuah hadits telah meramalkan kelahiran generasi Ibnu Muljam ini:

_"Akan muncul suatu kaum dari umatku yang pandai membaca Alquran dengan lisan mereka tetapi tidak melewati tenggorokan mereka,  mereka keluar dari Islam sebagaimana anak panah meluncur dari busurnya."_ (Shohih Muslim, hadits No.1068)

Kebodohan mengakibatkan mereka merasa berjuang membela kepentingan agama Islam padahal hakikatnya mereka sedang memerangi Islam dan kaum muslimin.

Wahai kaum muslimin, waspadalah pada gerakan generasi Ibnu Muljam. Mari kita siapkan generasi muda kita agar tidak diracuni oleh golongan Ibnu Muljam gaya baru. Islam itu agama _Rohmatan Lil Alamin_ . Islam itu agama keselamatan. Islam itu merangkul, dan bukan memukul.

اللهم اهدنا و احفظنا والمسلمين في كل مكان ،  آمين...

Share:

KEUTAMAAN MANDI SEBELUM SUBUH

Dalam sebuah riwayat, Rasullulah shallallahu alaihi`wa sallam tak pernah sakit sepanjang hayatnya karena pandai menjaga Kesehatannya dan salah satu aktivitas rutin Rasullulah adalah beliau selalu menjaga makanan sehari harinya dan selalu mandi sebelum subuh.

Rasullulah shallallahu alaihi wa sallam pernah bersabda yang artinya :
_"Mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah"_ (HR Muslim).
Ya, karena hanya dengan tubuh yang sehat kita akan menjadi kuat dan bisa melakukan berbagai aktivitas di dunia ini dengan sebaik baiknya.

Dr. Abdul Hamid Dayyat, dari Universitas Kairo Mesir menjelaskan manfaat kesehatan yang diperoleh seseorang dari aktivitas bangun Subuh ( fajar ) dan mandi pada waktu fajar (sebelum subuh), diantaranya adalah:

Bahwa,gas O3. Pada waktu fajar kandungan gas O3 sangat melimpah yang kemudian akan berkurang sedikit demi sedikit hingga habis ketika matahari terbenam pada sore hari. Gas O3 mempunyai pengaruh yang positif pada urat syaraf, mengaktifkan kerja otak dan tulang. Ketika seseorang menghirup udara fajar maka akan merasakan suatu kenikmatan dan kesegaran yang tiada tara .

Sementara itu dari beberapa penelitian didapati kesimpulan bahwa sebaiknya seseorang membiasakan mandi Subuh dengan air dingin, karena mandi pada waktu subuh dengan air dingin selain badan segar dan bersih,  juga akan memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh diantaranya adalah :

🎀 *Melancarkan Peredaran darah.*
Mandi subuh ternyata memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan. Menurut Dr. dr. Aru W. Sudoyo, MD dokter spesialis penyakit dalam dari FK UI dan RS Medistra, mandi pagi secara medis akan merangsang sistem peredaran darah dan persyarafan menjadi lebih aktif. Jika peredaran darah anda lancar maka tubuh anda akan menjadi lebih sehat dan bertenaga. malah anda juga bisa melakukan aktivitas  seharian tanpa rasa letih.

🎀 *Membuat kulit menjadi lembut,halus dan cantik.*
dr. Midi Hariyani, SKK spesialis kulit dan kelamin dari klinik nusantara kuningan menyebutkan bahwa dengan mandi subuh dapat membangunkan tubuh yang terlelap dimana metabolisme tubuh sedang melambat.

🎀Mampu menurunkan resiko darah tinggi.

untuk anda yang memiliki penyakit
darah tinggi, mungkin ini merupakan salah satu cara untuk anda mengurangkan penyakit anda. Insya ALLAH, dengan izin ALLAH, jika selalu diamalkan,maka penyakit anda akan pulih.

🎀 *Mampu meningkatkan sel darah putih.*

Mandi dengan air dingin pada waktu subuh akan meningkatkan sel darah putih dalam tubuh yang berakibat meningkatnya daya tahan tubuh dalam melawan virus yang masuk kedalam tubuh,

🎀 *Mampu meningkatkan kesuburan.*
Mandi dengan air dinginpun ternyata juga memiliki efek positif bagi kesehatanreproduksi,

🎀 *Membuat rambut lebih sehat.*
Mungkin anda bertanya, apasih yang terjadi dengan rambut bila dibilas dengan air dingin ? bukankah akan lebih nyaman jika menggunakan air hangat?

Ternyata air dingin dapat menutupi kutikula rambut sehingga mampu mengurangi kerontokan. Air dinginpun mampu melindungi rambut dari kotoran-kotoran yang biasanya menempel pada kulit kepala, dengan demikian rambut akan lebih sehat dan kuat.

🎀 *Mampu Meredakan Depresi.*

Mandi dengan air dingin ternyata selain berpengaruh pada tubuh,juga berpengaruh pada jiwa,menghilangkan galau dan stres, menjadikan jiwa dan pikiran lebih tenang dan bersemangat menjalankan aktivitas sehari – hari.

Demikianlah beberapa manfaat mandi fajar (sebelum subuh) dengan air dingin,yang ternyata memberikan dampak baik bagi kesehatan. Untuk itu mari kita membiasakan diri untuk mandi diwaktu sebelum subuh/fajar dengan air dingin, khususnya bagi anda yang beragama islam,dengan mandi tersebut diharapkan dapat menjalankan ibadah shalat subuh menjadi lebih khusu' dan tidak lagi mengantuk.

Selamat mengamalkan mandi subuh, semoga berkah dan bermanfaat.

Share:

SEJARAH KELAM PEMBUNUHAN SESAMA MUSLIM YANG TAK PERNAH TERLUPAKAN

Gelombang JARGON Kembali ke Al qur'an dan As Sunnah Sangat Deras Sekali . Sebuah fenomena ???

Akankah terulang Sejarah Akhir priode khulafaur rosyidin di NKRI yg kita cintai .... ?

_“Hukum itu milik Alloh, wahai Ali. Bukan milikmu dan para sahabatmu.”_

Itulah teriakan Abdurrohman bin Muljam Al Murodi (Khowarij) ketika menebas tubuh imam Ali a,s. bin Abi Tholib, _karomallohu wajhah_ pada saat bangkit dari sujud sholat Shubuh pada 19 Romadlon 40 H itu.

Abdurrohman bin Muljam menebas tubuh imam ali a,s.bin Abi Tholib dengan pedang yang sudah dilumuri racun yang dahsyat. Racun itu dibelinya seharga 1000  Dinar.
Tubuh imam Ali a,s.bin Abi Tholib mengalami luka parah, tapi beliau masih sedikit bisa bertahan. 3 hari berikutnya (21 Romadlon 40 H) nyawa sahabat yang telah dijamin oleh Rosululloh SAW menjadi penghuni surga itu hilang di tangan seorang muslim yang selalu merasa paling Islam.

Imam Ali a,s. dibunuh setelah dikafirkan.
Imam Ali a,s. dibunuh setelah dituduh tidak menegakkan hukum Alloh.

Imam Ali a,s.dibunuh atas nama hukum Alloh.
Itulah kebodohan dan kesesatan orang Khowarij yang saat ini masih ngetrend ditiru oleh sebagian umat muslim.

Tidak berhenti sampai di situ, saat melakukan aksinya Ibnu Muljam juga tidak berhenti membaca Surat _Al Baqarah_ ayat 207 sebagai pembenar perbuatannya:

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْرِي نَفْسَهُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ رَءُوفٌ بِالْعِبَادِ
_“Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridloan Alloh; dan Alloh Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.”_

Maka sebagai hukuman atas kejahatannya membunuh imam Ali a,s. Ibnu Muljam kemudian dieksekusi mati dengan cara _qishos_ . Proses hukuman mati yang dijalankan terhadap Ibnu Muljam juga berlangsung dengan penuh dramatis. Saat tubuhnya diikat untuk dipenggal kepalanya dia masih sempat berpesan kepada algojo:

_“Wahai Algojo, janganlah engkau penggal kepalaku sekaligus. Tetapi potonglah anggota tubuhku sedikit demi sedikit hingga aku bisa menyaksikan anggota tubuhku disiksa di jalan Alloh.”_

Ibnu Muljam meyakini dengan sepenuh hati bahwa aksinya membunuh suami _Sayyidahtunah hababatu Fathimah az zahro sepupu Rosululloh, dan ayah dari imam Al-Hasan a,s.dan imam Husein a,s. itu adalah sebuah aksi _jihad fi sabilillah._

Seorang ahli surga  meregang nyawa di tangan seorang muslim yang meyakini aksinya itu adalah di jalan kebenaran demi meraih surga Alloh.

Potret Ibnu Muljam adalah realita yang terjadi pada sebagian umat Islam di era modern. Generasi pemuda yang mewarisi Ibnu Muljam itu giat memprovokasikan untuk berjihad di jalan Alloh dengan cara memerangi, dan bahkan membunuh nyawa sesama kaum muslimin.

Siapa sebenarnya Ibnu Muljam? Dia adalah lelaki yang _sholih_ , _zahid_ dan bertakwa dan mendapat julukan _Al-Muqri’_ . Sang pencabut nyawa imam Ali a.s, itu seorang _hafidz_  (penghafal Alquran) dan sekaligus orang yang mendorong sesama muslim untuk menghafalkan kitab suci tersebut.

_Kholifah_ Umar bin Khottob pernah menugaskan Ibnu Muljam ke Mesir untuk memenuhi permohonan ‘Amr bin ‘Ash untuk mengajarkan hafalan Alquran kepada penduduk negeri piramida itu. Dalam pernyataannya, Kholifah Umar bin Khottob bahkan menyatakan:
“Abdurrohman bin Muljam, salah seorang ahli Alquran yang aku prioritaskan untukmu ketimbang untuk diriku sendiri. Jika ia telah datang kepadamu maka siapkan rumah untuknya untuk mengajarkan Alquran kepada kaum muslimin dan muliakanlah ia wahai ‘Amr bin ‘Ash” kata Umar.

Meskipun Ibnu Muljam hafal Alquran, bertaqwa dan rajin beribadah, tapi semua itu tidak bermanfaat baginya. Ia mati dalam kondisi su’ul khotimah, tidak membawa iman dan Islam akibat kedangkalan ilmu agama yang dimilikinya. Afiliasinya kepada sekte Khowarij telah membawanya terjebak dalam pemahaman Islam yang sempit. Ibnu Muljam menetapkan klaim terhadap surga Alloh dengan sangat tergesa-gesa dan dangkal. Sehingga dia dengan sembrono melakukan aksi-aksi yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama Islam. Alangkah menyedihkan karena aksi itu diklaim dalam rangka membela agama Alloh dan Rosululloh.

Sadarkah kita bahwa saat ini telah lahir generasi-generasi baru Ibnu Muljam yang bergerak secara massif dan terstruktur. Mereka adalah kalangan sholeh yang menyuarakan syariat dan pembebasan umat Islam dari kesesatan. Mereka menawarkan jalan kebenaran menuju surga Alloh dengan cara mengkafirkan sesama muslim. Ibnu Muljam gaya baru ini lahir dan bergerak secara berkelompok untuk meracuni generasi-generasi muda Indonesia. Sehingga mereka dengan mudah mengkafirkan sesama muslim, mereka dengan enteng menyesatkan kiyai dan ulama.

Raut wajah mereka memancarkan kesalehan yang bahkan tampak pada bekas sujud di dahi. Mereka senantiasa membaca Alquran di waktu siang dan malam. Namun sesungguhnya mereka adalah kelompok yang merugi. Rasulullah dalam sebuah hadits telah meramalkan kelahiran generasi Ibnu Muljam ini:

_"Akan muncul suatu kaum dari umatku yang pandai membaca Alquran dengan lisan mereka tetapi tidak melewati tenggorokan mereka,  mereka keluar dari Islam sebagaimana anak panah meluncur dari busurnya."_ (Shohih Muslim, hadits No.1068)

Kebodohan mengakibatkan mereka merasa berjuang membela kepentingan agama Islam padahal hakikatnya mereka sedang memerangi Islam dan kaum muslimin.

Wahai kaum muslimin, waspadalah pada gerakan generasi Ibnu Muljam. Mari kita siapkan generasi muda kita agar tidak diracuni oleh golongan Ibnu Muljam gaya baru. Islam itu agama _Rohmatan Lil Alamin_ . Islam itu agama keselamatan. Islam itu merangkul, dan bukan memukul.

اللهم اهدنا و احفظنا والمسلمين في كل مكان ،  آمين...

Share:

Fitnah Dajjal

Mengapa Dajjal Disebut Ujian Terbesar?

Mengapa fitnah Dajjal menjadi ujian terbesar bagi manusia?

Kita memang sudah sangat kelelahan menyaksikan kekejaman orang kafir kepada kaum muslimin.
Kekejaman demi kekejaman silih berganti mereka arahkan kepada kaum muslimin. Kenangan pahit serangan Serbia, derita rakyat Palestina, penjajahan Rusia di Afghan, belum hilang dari ingatan kita. Sudah disusul dengan tragedi Suriah dan aksi Genosida budha Myanmar terhadap muslim Rohingya. 
Allahu a’lam, sampai kapan ujian ini akan berakhir.

Hanya saja, kita perlu memahami, bahwa ujian terbesar bagi kaum muslimin ternyata bukan ujian yang merugikan dunia mereka atau mengorbankan nyawa mereka.

✔  Namun ujian terbesar bagi kaum muslimin adalah ujian yang membahayakan akhirat mereka. Inilah yang melatar-belakangi mengapa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut ujian Dajjal sebagai a’dzamul fitnah (ujian terbesar).
✔  Dajjal lebih berbahaya dari pada kafir Yahudi, Syiah, Serbia, atau budha Myanmar.

Dalam hadis dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّهُ لَمْ تَكُنْ فِتْنَةٌ فِى الأَرْضِ مُنْذُ ذَرَأَ اللَّهُ ذُرِّيَّةَ آدَمَ أَعْظَمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ وَإِنَّ اللَّهَ لَمْ يَبْعَثْ نَبِيًّا إِلاَّ حَذَّرَ أُمَّتَهُ الدَّجَّالَ

*=  “Tidak ada ujian di muka bumi sejak Allah ciptakan Adam, yang lebih besar melebihi fitnah Dajjal.
*=  Dan sungguh, setiap Allah mengutus seorang nabi, pasti dia akan mengingatkan umatnya dari bahaya Dajjal.”
(HR. Ibnu Majah 4215).

✔  Dalam hadis lain, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menekankan agar kita banyak memohon perlindungan dari fitnah Dajjal.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

إِذَا تَشَهَّدَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنْ أَرْبَعٍ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

  “Jika salah seorang dari kalian (selesai –pen) TASYAHUD maka hendaklah dia memohon perlindungan kepada Allah dari 4 hal dengan mengucapkan,

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

“Yaa Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Mu dari ‘adzab jahannam, ‘adzab qubur, fitnah/cobaan kehidupan dan kematian dan dari keburukan fitnah al masih ad dajjal.”
(HR. Bukhori 5376 dan Muslim 588)

🔹  Mengapa Dajjal Menjadi Fitnah Terbesar?

✔✔  Karena daya rusak fitnah Dajjal lebih membahayakan akhirat manusia.
Dalam banyak aktivitas Dajjal yang disebutkan dalam hadis, dia tidak membantai kaum muslimin, tapi menyesatkan kaum muslimin agar menjadi pengikutnya.
Berbeda dengan kaum Yahudi atau Syiah, program besar mereka adalah membantai kaum muslimin.

Ada beberapa hadis yang menunjukkan bahwa Dajjal lebih bertujuan menyesatkan kaum muslimin, dan bukan membantai kaum muslimin…

[1] Dajjal muncul di tengah manusia, menyebarkan pemikiran menyimpang kepada mereka.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam pernah bersabda,

إِنْ يَخْرُجْ وَأَنَا فِيكُمْ فَأَنَا حَجِيجُهُ دُونَكُمْ ، وَإِنْ يَخْرُجْ مِنْ بَعْدِي ، فَاللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى خَلِيفَتِي عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ.

  "Jika saat Dajjal muncul dan aku (Rosulullah Shollallahu ‘alaihi wa Sallam) masih bersama kalian maka akulah yang akan melindungi kalian darinya.
Allah Ta’ala adalah pelindungku dan setiap muslim.”
(HR. Ahmad 17629 & Muslim 2937)

[2] Dajjal melarang pengikutnya untuk membunuh siapapun tanpa seizinnya

Dalam hadis dari Abu Said al-Khudri Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bercerita tentang Dajjal,

يَخْرُجُ الدَّجَّالُ فَيَتَوَجَّهُ قِبَلَهُ رَجُلٌ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ، فَتَلْقَاهُ الْمَسَالِحُ – مَسَالِحُ الدَّجَّالِ – فَيَقُولُونَ لَهُ: أَيْنَ تَعْمِدُ؟ فَيَقُولُ: أَعْمِدُ إِلَى هَذَا الَّذِي خَرَجَ، قَالَ: فَيَقُولُونَ لَهُ: أَوَ مَا تُؤْمِنُ بِرَبِّنَا؟ فَيَقُولُ: مَا بِرَبِّنَا خَفَاءٌ، فَيَقُولُونَ: اقْتُلُوهُ، فَيَقُولُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ: أَلَيْسَ قَدْ نَهَاكُمْ رَبُّكُمْ أَنْ تَقْتُلُوا أَحَدًا دُونَهُ، قَالَ: فَيَنْطَلِقُونَ بِهِ إِلَى الدَّجَّالِ

Dajjal keluar, lalu datanglah seorang mukmin untuk menemui Dajjal. Namun dia tertangkap oleh para penjaga markas Dajjal.

“Kamu mau ke mana?” tanya mereka.

“Aku mau menemui makhluk yang sudah keluar itu (Dajjal).” Jawab si Mukmin.

“Apakah kamu belum beriman kepada Rab kami?” tanya penjaga.

“Rab kami tidaklah samar.” Jawab si Mukmin.

Tiba-tiba ada yang menyuruh, “Bunuh dia!”

Sebagian menghalangi, “Bukankah rab kita (Dajjal) melarang kalian untuk membunuh siapapun tanpa seizinnya?”

Akhirnya mereka membawa orang itu menghadap Dajjal….
(HR. Muslim 2938).

Dalam lanjutan hadis terjadi dialog panjang antara mukmin ini dengan Dajjal. Hingga akhirnya setelah Dajjal kalah debat, sang Mukmin ini dimasukkan ke nerakanya Dajjal.

[3] Dajjal membiarkan kaum yang tidak mengimaninya untuk tetap hidup, tapi mereka dibuat menderita kelaparan.

Dari An-Nawwas bin Sam’an Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bercerita,

فَيَأْتِي عَلَى الْقَوْمِ فَيَدْعُوهُمْ، فَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَجِيبُونَ لَهُ، فَيَأْمُرُ السَّمَاءَ فَتُمْطِرُ، وَالْأَرْضَ فَتُنْبِتُ، فَتَرُوحُ عَلَيْهِمْ سَارِحَتُهُمْ، أَطْوَلَ مَا كَانَتْ ذُرًا، وَأَسْبَغَهُ ضُرُوعًا، وَأَمَدَّهُ خَوَاصِرَ

  Dajjal mendatangi suatu kaum lalu mengajak mereka, dan merekapun beriman dan menerima ajakan Dajjal. Lalu dia perintahkan langit hingga turunlah hujan, dan dia perintahkan bumi hingga tumbuh banyak tanaman. Sehingga mereka menggiring pulang binatang ternak mereka dalam keadaan punuk besar, penuh dengan susu dan kambingnya besar, serta perut mereka gemuk (karena kenyang).

Lanjutan hadis,

ثُمَّ يَأْتِي الْقَوْمَ، فَيَدْعُوهُمْ فَيَرُدُّونَ عَلَيْهِ قَوْلَهُ، فَيَنْصَرِفُ عَنْهُمْ، فَيُصْبِحُونَ مُمْحِلِينَ لَيْسَ بِأَيْدِيهِمْ شَيْءٌ مِنْ أَمْوَالِهِمْ، وَيَمُرُّ بِالْخَرِبَةِ، فَيَقُولُ لَهَا: أَخْرِجِي كُنُوزَكِ، فَتَتْبَعُهُ كُنُوزُهَا كَيَعَاسِيبِ النَّحْلِ

  Kemudian Dajjal mendatangi kaum yang lain, dia mendakwahi mereka, namun mereka menolak ajakan Dajjal. Dajjal-pun meninggalkan mereka dalam kondisi mereka serba kekurangan, tidak memiliki harta apapun.

  Lalu dia melewati tempat reruntuhan dan memerintahkan ke tanah itu, “Keluarkan semua simpanan hartamu.” Tiba-tiba harta simpanan di tanah itu semua mengikuti Dajjal, seperti lebah jantan (mengikuti ratunya).
(HR. Ahmad 17629, Muslim 7560, dan yang lainnya)

[4] Dajjal mengajak orang untuk mengakui dirinya sebagai tuhan, dan Allah memberikan kemampuan bagi Dajjal berbagai macam kesaktian, sehingga membuat orang mudah percaya.

Diantaranya,

a. Dajjal bisa memerintahkan awan untuk menurunkan hujan dan bisa memerintahkan bumi untuk menumbuhkan tanaman.

b. Dajjal memiliki surga dan neraka.

c. Dajjal bisa mengeluarkan harta simpanan milik kaum

d. Punya kerja sama dengan setan

Dalam hadis dari Abu Umamah al-Bahili, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

  “Di antara fitnah Dajjal, dia menawarkan seorang Arab badui, ‘Renungkan, sekiranya aku bisa ‎membangkitkan ayah ibumu yang telah mati, apakah kamu akan bersaksi bahwa aku adalah Rabbmu?’ ‎Laki-laki arab tersebut menjawab, ‘Ya.’ Kemudian muncullah 2 setan yang menjelma di hadapannya ‎dalam bentuk ayah dan ibunya. Keduanya berpesan, ‘Wahai anakku, ikutilah dia, sesungguhnya dia ‎adalah Rabbmu.’”
(HR. Ibnu Majah 4077, dan dishahihkan al-Albani dalam Shahih Jaami’us Shogir). ‎

Semoga Allah melindungi kaum muslimin dari kejahatan fitnah Dajjal.. amiin

Allahu a’lam.

~  Ustadz Ammi Nur Baits 

Share:

TIGA MUSIBAH SETIAP HARI

Pada dasarnya....
Ada tiga musibah setiap hari
Yang menimpa kita sebagai hambaNya.

Tetapi sayang...
Sebagian besar kita tidak menyadari,
Bahkan sebagian besar kita tidak bisa mengambil hikmahnya.

Musibah pertama......

Setiap hari jatah usia kita terus berkurang
Tetapi berkurangnya usia ini lepas dari perhatian.

Sementara itu....
Ketika harta yang berkurang
Perhatian kita sangatlah luar biasa,
Padahal harta yang hilang bisa diganti
Sementra umur yang hilang tidak akan ada gantinya.

Musibah ke dua.....

Setiap hari kita hidup dengan rizki dari Nya
Sementara kita lalai dan lalai....,
Bahwa setiap rizki yang ada
Kelak akan dihisab oleh Nya.

Apabila rizki itu halal
Kelak akan ditanya....
Sudahkah kita mensyukurinya ?.

Apabila rizki itu haram.....
Maka Alloh Subhanahu Wa Ta'ala kelak mengadzab kita.

Musibah ke tiga.....

Disadari atau tidak,
Setiap hari kita melangkah mendekati akhirat,
Sebagaimana juga kita terus melangkah menjauhi dunia.

Tetapi perhatian kita terhadap akhirat yang kekal
Tidak sebesar perhatian kita terhadap dunia yang fana.

Sementara kita tidak tahu
Bagaimana akhir perjalanan kita kelak,
Apakah akan menjadi penghuni surga
Dengan segala keindahan dan kenikmatannya,
Ataukah menjadi penghuni neraka
Tempat segala adzab dan siksanya.

Sebanyak apapun harta dunia terkumpul,
Atau sebanyak apapun penghargaan dan jabatan teraih,
Semua tidak seindah kenikmatan yang menjadi impian
Dan dambaan Nabi Yusuf Alaihi Salaam :

توفني مسلماً وألحقني بالصالحين

_"Yaa Allah aku memohon padaMu....
_Agar engkau mewafatkanku dalam keadaan Islam
_Dan kumpulkanlah aku di surgaMu
_Bersama hamba-hambaMu yang sholeh."
(QS. Yusuf : 101).

Sungguh !
Alangkah sedihnya hati ini....
Mendengar ungkapan Syeikh Muhammad Bin Sholeh Al Utsaimin :
"Apabila engkau merasa malas melakukan ketaatan,
Maka waspadalah......
Bisa jadi Alloh tidak suka kepada ibadahmu."

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

وَلَٰكِن كَرِهَ اللَّهُ انبِعَاثَهُمْ فَثَبَّطَهُمْ 

"Allah benci terhadap ibadah mereka (orang-orang munafik)....
Dengan sebab itu Allah palingkan mereka dari ibadah tersebut."
(QS. At Taubat : 46).

Yaa Allah.......
Jangan engkau jadikan dunia ini impian terbesar kami,
Dan jangan pula dunia ini menyita waktu kami...

Ya Allah.......
Jangan jadikan neraka sebagai akhir dari perjalanan kami,
Dan jadikan surgaMu sebagai rumah peristirahatan terakhir kami...Aamiin

_____________________
🌿Semoga hari ini penuh keberkahan..💐

Share:

IBU YANG MARAH :

Kisah Nyata
DOA YANG DIQABUL ALLAH 25 TAHUN KEMUDIAN

Aku sdg membersihkan rumah. Tiba2 anak lelakiku yg msh kecil berlari ke arahku. Dia tersenggol satu pot bunga yg terbuat dari kaca. Pecah hancur berantakan.

Aku benar2 marah krn pot itu mmg mahal harganya. Tanpa ku sadari, aku telah melontarkan kata2,

"Matilah kamu! Semoga kamu ditimpa dinding bangunan dan tulang-belulangmu hancur!”

Tahun demi tahun berlalu. Anak lelakiku membesar, aku sdh lupa akan doa itu. Aku pun tak anggapnya penting dan aku tak tahu bhw doa itu telah naik ke langit.

Anak lelakiku dan adik2nya yg lain tumbuh besar. Dia anak sulung yg paling aku sayangi dari anak2ku yg lain. Dia anak yg rajin dan pandai menghormati aku dan berbakti kepadaku dibandingkan adik2nya yg lain.

Kini dia telah menjadi seorg insinyur. Tak lama lagi dia akan menikah. Tak sabar rasanya aku ingin menimang cucu.

Ayahnya punya sebuah bangunan yg sdh lama dan ingin direnovasi. Maka pergilah anakku bersama ayahnya ke gudang itu. Para pekerja sdh bersiap2 utk merobohkan satu dinding yg sdh usang.

Sementara pekerja sdg bekerja, anakku pergi ke belakang bangunan tanpa diketahui oleh siapa pun. Dgn tak disangka2 dinding bangunan itu roboh menimpanya!

Terdengar suara berteriak dalam runtuhan itu hingga suaranya tak kedengaran lagi.

Semua pekerja berhenti. Heran suara siapa? Mereka berlari ke arah reruntuhan itu. Mereka mengangkat dinding yg menghimpit anakku dgn susah payah dan segera memanggil Ambulan.

Mereka tdk dpt mengangkat badan anakku. Ia remuk seperti kaca yg jatuh pecah berkeping2.

Sebagian mereka mengangkat badan anakku yg hancur dgn hati2 dan segera membawanya ke UGD di RS.

Ketika ayahnya menghubungiku, seakan2 Allah menghadirkan kembali kata2ku padanya semasa ia msh kecil dulu.

Aku menangis hingga pingsan, setelah aku sadar, aku berada di RS dan aku meminta utk melihat anakku. Ketika melihatnya, aku seakan mendengar suara yg berkata,

"INI DOAMU KAN? Sudah AKU kabulkan! Setelah sekian lama engkau berdoa, skrg Aku akan mengambilnya!"

Ketika itu, jantungku seakan berhenti berdetak. Anakku menghembuskan nafasnya yg terakhir. Aku berteriak dan menangis sambil berkata,

"Ya Allah! Selamatkanlah anakku! Jgn pergi nak.."

Seandainya, lidah ini tdk mendoakan kejelekan 25 tahun yg lalu...!
Andaikan..! Andaikan..! Andaikan..! Tetapi kalimat ‘andaikan’ ini tak berguna lagi skrg ini..

Cerita ini dari satu kisah nyata! Pesanku pd para IBU. Jgn sekali2 terburu2 mendoakan KEBURUKAN anakmu ketika kamu sdg marah...!!!

Berlindunglah kepada Allah dari godaan iblis. Jika kamu ingin memukulnya, pukul sajalah, tapi jgn kamu mendoakannya dgn yg bukan2 sehingga kamu akan menyesal sepertiku...!!!!

Sungguh aku menulis ini dgn airmataku yg turut mengalir.

Wahai anakku..! Aku rela rohku turut bersamamu..! Hingga aku boleh beristirahat dari kepedihan yg aku rasakan setelah kepergianmu...

Ya Allah, ampunilah  dosaku, dosa ibu bapa ku, keluarga ku,saudaraku dan setiap orang yang meng-klik Suka, share & berkomentar "aamiin"  dan jangan Engkau cabut nyawa kami saat tubuh kami tak pantas berada di SurgaMu. Aamiin...
.
Sobat sekarang anda memiliki dua pilihan ,
1. Membiarkan sedikit pengetahuan ini hanya dibaca disini
2. Membagikan pengetahuan ini kesemua teman facebookmu , insyallah bermanfaat dan akan menjadi pahala bagimu. Aamiin..

Tolong sebarkan cerita ini kpd semua wanita..! Doakanlah yg baik2 saja utk anak2! Doa itu pasti akan terjawab walaupun utk sekian lama. Tunggulah dan Allah pasti mengabulkannya. Aamiin.

Boleh dishare sebanyak mungkin!

Share:

Generasi Emas

Seorang anak muda bertanya kepada kakeknya :
"Kakek! Bagaimana orang-orang jaman anda tinggal sebelumnya dengan :

Tidak ada teknologi
Tidak ada pesawat
Tidak ada internet
Tidak ada komputer
Tidak ada TV
Tidak ada AC
Tidak ada mobil
Tidak ada ponsel ? "

Kakeknya menjawab:

"Seperti bagaimana generasi Anda hidup hari ini

Tidak ada doa
Tidak ada belas kasihan
Tidak ada kehormatan
Tidak ada hormat
Tidak ada karakter
Tidak malu
Tidak sopan santun "

Kami, orang-orang yang lahir antara tahun 1950-1970 adalah orang-orang yang beruntung ...
*Hidup kita adalah bukti hidup.*

👉Sementara bermain dan mengendarai sepeda, kami tidak pernah memakai helm.

👉Setelah sekolah, kami bermain sampai senja; Kami tidak pernah menonton TV.

👉Kami bermain dengan teman sejati, bukan teman internet.
        
👉 Jika kita merasa haus, kita minum air keran bukan air kemasan.
           
 👉Kita tidak pernah sakit berbagi segelas minuman dengan 4 teman.
           
👉Kita tidak pernah mikir bobot makan nasi tiap hari.
             
👉Tidak ada yang terjadi pada kaki kita meski bertelanjang kaki tanpa alas kaki.

👉Kami tidak pernah menggunakan suplemen untuk menjaga kesehatan diri.
             
👉Kami biasa membuat mainan sendiri dan bermain dengan mereka.
             
 Orang tua kita tidak kaya. Mereka memberi cinta .. bukan bahan duniawi.
             
👉Kami tidak pernah memiliki ponsel, DVD, stasiun bermain, Xbox, video game, komputer pribadi, internet, chatting - tapi kami punya teman sejati.

 👉Kami mengunjungi rumah teman kami tanpa diundang dan menikmati makanan bersama mereka.
           
 👉Relatif tinggal di dekat keluarga sehingga waktu dinikmati.
           
👉Kita mungkin ada di foto hitam putih tapi Anda bisa menemukan kenangan berwarna-warni di foto-foto itu.

👉 Kami adalah generasi yang unik dan paling mengerti, karena *kami adalah Generasi terakhir yang mendengarkan orang tuanya ....*
*dan juga Generasi yang pertama yang harus mendengarkan anaknya*.

Kami adalah edisi TERBATAS  

Tulisan ini luar biasa bagus, silah kan anda simak benar atau tidak 😊

Share:

Manfaat Kolang-Kaling

Saya dapat informasi bahwa ada orang makan kolang-kaling setiap hari 2×8 biji, kuat berlutut berjam-jam tanpa rasa sakit. Terus saya memperoleh broadcast berikut ini. Sejak th. 2006 tulang pinggang saya terasa sakit, duduk lama akan terasa sakit, berdiri lama sakit, terutama waktu menggendong anak serta waktu tidur tengkurap.

Sekitar dua bln. lantas saya makan kolang kaling secara teratur, 10 buah setiap hari. Sesudah beberapa hari rasa sakit menyusut serta sekarang ini hampir-hampir tidak ada lagi rasa sakit di pinggang. Ibu mertua juga makan, semula jari-jarinya sulit dan agak sakit apabila digerakkan. Sekarang ini, jauh lebih baik.

Tadi pagi Bapak Frederik S. Waworuntu menulis kalimat dibawah ini pada saya :

Faedah Kolang-Kaling telah di teliti oleh peneliti Belanda mulai sejak zaman penjajahan dahulu. Mereka tertarik karena di pedesaan Indonesia rata-rata orangtua kerap konsumsi buah atap ini serta mereka jarang mempunyai permasalahan tulang. Rata-rata permasalahan pada orangtua adalah sistem penuaan jaringan ikat yang di bangun oleh kolagen yang ada pada kulit, otot, tulang, rambut, kuku.

Kolang-kaling memiliki kandungan gelatin yang bisa diolah oleh tubuh untuk mensintesa kolagen. Kolang-kaling juga mengandung Albumin yang merupakan protein plasma tubuh kita yg meraih 60%. Kolang-kaling mengandung serat untuk membantu pencernaan bekerja bersama dengan gelatin serta mineral kalium, kalsium, fosfor serta besi yang dikandungnya.

Wow, luar biasa Allah yang telah membuat buah ajaib kolang-kaling.
Seharusnya saya operasi serta menghabiskan banyak uang. Dokter bilang penyakit saya adalah HNP atau saraf kejepit.
Teman-temanku ini artikel bagus untuk tulang tua kita. Selamat mencoba, kolang-kaling, khususnya untuk orangtua yg telah berusia di atas 50 thn, yang terkadang menjumpai masalah pada tulang ; lutut tidak dapat ditekuk ; sakit lutut jika berdiri atau jalan.

Note : Artikel ini diambil dari facebook pribadi Bapak Djoko Soehardijarko sebagai testimoni beliau yang sudah merasakan manfaat dari kolang-kaling yang demikian luar biasa.

BERBAGI TIDAK ADA RUGINYA...SILAHKAN DI SHARE YA.Semoga bermanfaat..

Share:

Matinya Singa Tanpa Tabayyun

Bismillaah
                                                                             Dulu sekali...
Alkisah....

Ceritanya bertutur tentang seorang petani miskin yang menemukan anak singa yang ditinggal mati induknya.

Lantaran iba, petani itu memungut dan merawatnya sepenuh hati, layaknya anak sendiri. Tidak dapat dilukiskan ikatan kedua makhluk Allah itu. Jiwa mereka seakan bersatu. Sang Singa pun telah menganggap petani itu sebagai orang tuanya.

Waktu merangkak cepat. Anak singa itupun telah dewasa. Di waktu bersamaan, sang petani pun mendapat karunia besar. Isterinya melahirkan seorang bayi lelaki mungil dan lucu.

Seluruh anggota keluarga begitu bahagia, tak terkecuali sang singa. Gerak- gerik dan pancaran sinar matanya, menyiratkan Kebahagiaan luar biasa.
Maka mulai saat itu, sang singa mendapat tugas baru, menjaga "adiknya" kala sang petani dan isterinya berangkat ke ladang.

Suatu hari, saat petani miskin Itu bekerja di ladang dat isterinya mencari kayu bakar di hutan, tiba-tiba terdengar jeritan bayi mereka dari dalam pondok.
Sang petani terlonjak kaget.
Firasatnya memburuk.

Secepat kilat ia menyambar goloknya, lalu bergegas menuju sumber jeritan tadi.

"Apa yang terjadi? Dimana singa itu?" Batin sang petani.

Setibanya di halaman pondok, ia tidak mendengar suara apapun. Senyap...
Hanya suara nafasnya menderu saling memburu.

Hatinya galau. Ketakutan mulai merayapi pembuluh darahnya. Dan pada saat yang sama, sang singa keluar dari pondok.
Mulut, taring dan cakarnya belepotan darah.

Seperti biasa, setiap sang petani pulang, Singa itu segera mendekat. Menggerak-gerakkan ekornya, lalu mengelus manja di kaki "Ayahnya".

Jangan-jangan..., Ia telah memangsa bayiku??!!, Jerit batin sang petani.

Menyaksikan hal  ini, sang petani kalap.
Darahnya seakan berkumpul di ubun-ubun. Sambil berteriak, ia mengayunkan goloknya ke arah sang singa

"Makhluk terkutuk, tidak tahu balas budi kau..". Singa itu tidak berusaha menghindar, apalagi lari menjauh. Bahkan tatapannya memelas, memohon agar "ayahnya* tidak melakukan hal bodoh itu.

Namun seluruhnya sudah terlambat. Dalam sekejap singa itu roboh berlumuran darah. Kepalanya sobek akibat sabetan golok sang petani, menggelepar, lalu mati seketika.

Sang petani, segera menghamburkan diri menuju pondok miliknya. Tiba-tiba langkahnya terhenti di depan pintu. Samar-samar ia menangkap celoteh dan tawa bayinya. Hatinya mulai ragu.

Ia menengok ke belakang. Di sana sang singa telah terkapar mati. Sambil gemetar, ia mendorong pintu. Sungguh pemandangan yang sangat mengejutkan.

Sekujur tubuhnya dingin...
Lututnya goyah...
Pandangan matanya kabur...

Ternyata, bayinya masih hidup. Di samping pembaringan bayi itu, tergeletak bangkai seekor ular besar.

"Ya Allah, apa yang telah aku lakukan??!! Celaka diriku, celaka diriku...". 

Ia berbalik dan lari ke arah singa yang telah kaku itu. Dipeluknya tubuh sang singa. Ia menangis, meratap dan meraung-raung, sembari mengutuki dirinya.

Hingga isterinya kembali dari hutan, sang petani masih duduk memeluk jasad singa yang malang itu.

Air matanya telah kering meninggalkan perih di kelopak matanya. Penyesalan meruangi hatinya. Namun apa mau di kata, ibarat nasi telah menjadi bubur. Semua sudah terlambat.

Saudaraku, begitu pentingnya Tabayyun itu. Keputusan tanpa proses Tabayyun (Klarifikasi), di pastikan melahirkan penyesalan.
Ya penyesalan tak berujung dan abadi sepanjang hidup.

Karena kita menimpakan keburukan atas diri orang lain. Padahal, mungkin saja mereka berlepas diri darinya.

Makanya, Allah ta’ala tegas menyuruh agar selalu mengedepankan tabayyun.

Dan hikmahnya jelas,

“… agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum, tanpa mengetahui keadaannya, yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. (QS. Al-Hujurat, 49 : 6).

Menulis ulang cerita ini emosi saya kembali teraduk-aduk. Bagaimana jika petani itu adalah diriku?
Bagaimana menjalani sisa-sisa hidup di bawah bayang-bayang rasa bersalah yang menghimpit.
Terlebih pada orang yang telah berjasa dalam hidupku.

Sungguh, andai ada satu permintaan, sudah tentu sang petani akan memohon supaya waktu memutar kembali.

Namun begitulah, penyesalan itu, selamanya pasti datang terlambat.

Allahu a’lam ...

✒ Copas dari FB ustadz Abdullah Soleh Hadrami.

Share:

Doa Buat Pengantin

Bagi para undangan Walimatul Ursiy disunnahkan mengucapkan selamat kepada pengantin dengan mendoakannya sebagai berikut:

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ

Doa di atas, sering diterjemahkan: “Semoga Allah memberi berkah kepadamu, dan semoga Allah memberi berkah atasmu, dan semoga Ia mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.”

Sekilas, terjemahan di atas sudah tampak benar. Akan tetapi, terjemahan tersebut belumlah mewakili makna yang terkandung dalam doa walimah tersebut. Apabila dilihat secara leksikal (kosakata), memang tidak salah apabila kita menemui kalimat:

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ

Lalu kita terjemahkan,“Semoga Allah memberi berkah kepadamu, dan semoga Allah memberi berkah atasmu, dan semoga Ia mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan”

Pertanyaannya adalah, “Apakah pembaca dapat membedakan makna لَكَ(kepadamu) dan عَلَيْكَ (atasmu) dalam terjemah doa walimah di atas? Tentu tidak bisa bukan?

Perlu diketahui, bahwa اللام  secara harfiyyah artinya memang bisa diterjemahkan ‘kepada atau buat’. Adapun على  dapat diterjemahkan ‘di atas’. Akan tetapi, jika kedua preposisi tersebut terdapat dalam satu kalimat secara bersamaan, makna preposisi tersebut tidak bisa lagi diterjemahkan secara harfiyyah’ kepada’ atau ‘di atas’ lagi. Namun, makna اللام  menunjukkan makna yang baik, sedangkan علىmenunjukkan makna yang buruk. Oleh karena itu, jika memerhatikan hal ini, doa Walimah di atas jika diterjemahkan akan menjadi panjang, yaitu:

“Semoga Allah memberi berkah kepadamu di saat rumah tanggamu dalam keadaan harmonis, dan semoga Allah (tetap) memberi berkah kepadamu di saat rumah tanggamu terjadi kerenggangan (terjadi prahara), dan semoga Allah mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan”.

Nah, bagaimana arti di saat rumah tanggamu dalam keadaan harmonis bisa muncul? Jawabnya adalah karena adanya preposisiاللام  yang makna menunjukkan hal-hal yang baik jika disandingkan dengan preposisi على  dalam satu kalimat. Konteks kalimat di atas adalah pernikahan, sehingga diketahui secara pasti bahwa hal-hal yang baik dalam pernikahan adalah ketika pasangan hidup dalam keadaan harmonis.

Demikian pula sebaliknya, arti di saat rumah tanggamu terjadi kerenggangan (terjadi prahara) dapat muncul sebagai terjemahan dari preposisi على . Preposisi ini akan menunjukkan makna yang buruk jika disandingkan dengan preposisi اللام  dalam satu kalimat. Konteks kalimat di atas adalah penikahan, sehingga diketahui secara pasti bahwa hal-hal yang buruk dalam penikahan adalah ketika pasangan hidup mengalami kerenggangan atau prahara dalam rumah tangganya.

Hal ini membawa pelajaran penting bagi setiap orang yang akan menikah bahwa Nabi sudah mengisyaratkan dalam rumah tangga yang akan dihadapi tidaklah selamanya dalam keadaan yang bahagia dan harmonis. Setelah menikah nanti, seorang istri akan melihat sisi lain dari sang suami, yang tidak ia ketahui sebelum menikah. Demikian pula sebaliknya, sang suami akan melihat banyak hal yang tidak diketahuinya dari si istri setelah ia bergaul dengan istri beberapa hari pasca pernikahan. Pertengkaran sangat mungkin terjadi antara suami dengan istri, yang bisa muncul karena adanya kecemburuan, kesalahan dari salah satu pihak, bahkan karena adanya hal-hal sepele sekalipun. Dalam kondisi prahara ini, Nabi mengisyaratkan bahwa Allah bisa akan tetap memberi berkah pada suami istri tersebut. Bagaimana sikap suami ketika menghadapi kesalahan istri, demikian pula bagaimana istri ketika menghadapi kesalahan suami adalah hal-hal yang telah diajarkan dalam syariat Islam.

Anggapan bahwa rumah tangga selamanya 100% akan harmonis, tanpa ada perselisihan dan pertengkaran adalah anggapan yang keliru. Bagi yang sudah menikah, tentu mengetahui hal ini. Nabi kita yang mulia, memberi sifat bagi wanita bahwa mereka adalah kaca-kaca, sebagaimana dalam sabdanya,

اُرْفُقْ بِالْقَوَارِيرِ

Artinya:"‘Lembutlah kamu kepada kaca-kaca (maksudnya para wanita)."

Dijelaskan bahwa wanita disamakan dengan kaca karena begitu cepatnya mereka berubah dari ridha menjadi tidak ridha, senang menjadi kesal dan karena tidak tetapnya mereka (mudah berubah sikap dan pikiran), sebagaimana kaca yang mudah untuk pecah dan tidak menerima kekerasan. Dikatakan tentang wanita "Rambutnya panjang, pikirannya pendek"

Bahkan, Nabi sendiri juga menjelaskan bahwa sangat memungkinkan suami akan mendapati hal-hal yang tidak ia senangi pada istrinya, tetapi hal tersebut Nabi larang dijadikan alasan untuk membenci istrinya tersebut, sebagaimana dalam sabda Rasulullah:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ .

Artinya:
*_“Janganlah seorang mu'min benci kepada seorang wanita mu'minah (istrinya). Jika ia membenci sebuah sikap (perbuatan) istrinya, maka ia akan ridha dengan sikapnya  yang lain”_*

Maka, bagaimanapun, sebaik-baik status adalah *menikah* daripada menjomblo.
Tidak ada istilah *barakah dalam jomblo*. Barokah itu ya, status menikah.
Maka menikahlah.

Allahu a'lam.

Share:

MANFAAT MENGAJI BA'DA SUBUH

Assalamualaikum,

Menurut hasil penelitian ternyata membaca Al-Qur’an sehabis Maghrib dan sesudah Subuh itu dapat meningkatkan kecerdasan otak sampai 80 % , karena di sana ada pergantian dari siang ke malam dan dari malam ke siang hari di samping itu ada tiga aktifitas sekaligus, membaca , melihat dan mendengar.
.
Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang kuat ingatan atau hafalannya. Di antaranya:
✔ menyedikitkan makan,
✔ membiasakan melaksanakan ibadah salat malam,
✔ dan membaca Al-Qur’an sambil melihat kepada mushaf
.
Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur’an. Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang
panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan
ayat-ayat Al-Qur’an, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan :
.
• Fisiologis yang sangat besar
• Penurunan depresi, kesedihan,
• Memperoleh ketenangan jiwa,
• Menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang- orang yang menjadi objek penelitiannya.
.
Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan. Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik
terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik.
.
Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Al-Qur’an berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan
ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Al-Qur’an terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang mendengarkannya.
.
Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Al quran. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Alquran lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Alquran memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).
.
Maha benar Allah yang telah berfirman, “Dan apabila dibacakan Alquran, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” (Q.S. 7: 204).
.
Subhanallah ternyata membaca dan mendengar ayat-ayat suci Al Qur'an dapat memberikan dampak yang sangat besar terhadap kejiwaan kita. Semoga sedikit kajian di atas bisa menjadikan kita lebih sering lagi membaca kitab suci Al Qur'an yang belum banyak orang menyadari akan keistimewaan membaca Al Qur'an.
.
Mari kita mulai luangkan waktu beberapa menit dari 24 jam di hari kita. Semoga bermanfaat buat kita semua bersama
keluarga kita. Semoga kita kelak menjadi penghuni Surga, Aamiin Yaa Rabb.

Share:

10 AMALAN SURGA

┏🍃🌺━━━━━━━━━━━━┓
            *RENUNGAN*
┗━━━━━━━━━━━━━━🌺️🍃
*💐BACA SEBELUM TELAMBAT🍄

Jalan menuju surga memang dipenuhi dengan rintangan. Akan tetapi sesungguhnya ada banyak amalan-amalan yang mudah dilakukan namun Allah membalasnya dengan ganjaran yang sangat besar.

➡ Berikut ini disajikan beberapa amalan yang insya Allah ringan diamalkan namun bisa membawa pelakunya ke surga.

1⃣ BERDZIKIR KEPADA ALLAH

💠 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ، ثَقِيلَتَانِ فِى الْمِيزَانِ ، حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ

“Ada dua kalimat yang ringan bagi lisan, berat dalam mizan (timbangan amal) dan dicintai ar-Rahmaan: ‘Subhanallahu wa bihamdih’ (Maha Suci Allah dan dengan pujian-Nya kami memuji) ‘Subhanallah al-Azhiim’ (Maha Suci Allah Dzat Yang Maha Agung).”
📚 (HR Bukhari dan Muslim)

💠 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

لَأَنْ أَقُوْلَ: (سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر) أَحَبُّ إِلَيَّ مِمّا طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ

“Saya membaca: ‘Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar’, sungguh aku lebih cintai daripada dunia dan seisinya.”
📚 (HR Muslim no 2695 dan at-Tirmidzi)

💠 Dalam hadits lain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ عَمَلًا أَنْجَى لَهُ مِنْ عَذَابِ اللَّهِ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ

“Tidaklah seorang manusia mengamalkan satu amalan yang dapat menyelamatkannya dari adzab Allah melainkan dzikir kepada Allah.”
📚 (HR ath-Thabrani dengan sanad yang hasan dan al-Allamah Ibnu Baz menjadikannya hujjah dalam kitab Tuhfah al-Akhyaar)

2⃣ MERIDHAI ALLAH, ISLAM DAN RASULULLAH

مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يَقُولُ حِينَ يُصْبِحُ وَحِينَ يُمْسِي ثَلَاثَ مَرَّاتٍ رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا إِلَّا كَانَ حَقًّا عَلَى اللَّهِ أَنْ يُرْضِيَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Tidaklah seorang hamba muslim mengucapkan pada saat dia memasuki waktu pagi dan memasuki waktu petang: ‘radhiitu billahi rabba, wa bil islaami diina wa bi muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam nabiya (aku ridha Allah sebagai Rabb-ku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad sebagai Nabi-ku)’ sebanyak tiga kali, melainkan merupakan hak bagi Allah untuk meridhainya pada hari kiamat kelak.”
📚 (HR Ahmad dan dihasankan oleh al-Allamah Ibnu Baz dalam kitab Tuhfah al-Akhyaar)

3⃣ MENUNTUT ILMU SYAR’I

💠 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”
📚 (HR Muslim no 2699)

4⃣ MENAHAN MARAH

💠 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

مَنْ كَظَمَ غَيْظًا وَهُوَ يَسْتَطِيعُ عَلَى أَنْ يُنَفِّذَهُ دَعَاهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَلَى رُءُوسِ الْخَلاَئِقِ حَتَّى يُخَيِّرَهُ فِي اَيِّ الْحُورِ شَاءَ

“Barangsiapa yang menahan amarahnya padahal dia mampu untuk melampiaskannya, niscaya Allah akan memanggilnya pada hari kiamat di hadapan para makhluk sampai Allah memilihkan untuknya bidadari-bidadari yang dia suka.”
📚 (Dihasankan oleh Imam at-Tirmidzi dan disepakati oleh Syaikh al-Albani)

5⃣ MEMBACA AYAT KURSI

💠 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِي دُبُرَ كُلِّ صَلاَةٍ لَمْ يَمْنَعُهُ مِنْ دُخُوْلِ الْجَنَّةَ إِلاَّ أَنْ يَمُوْتَ

“Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi setiap selesai shalat, maka tidak ada yang dapat menghalanginya untuk masuk surga kecuali jika dia mati.”
📚 (HR an-Nasaa’i dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani)

Maksudnya adalah jika dia mati, dia akan masuk surga dengan rahmat dan karunia Allah ‘Azza wa Jalla.

6⃣ MENYINGKIRKAN GANGGUAN DI JALAN

💠 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

لَقَدْ رَأَيْتُ رَجُلاً يَتَقَلَّبُ فِي الجَنَّةِ فِي شَجَرَةٍ قَطَعَهاَ مِنْ ظَهْرِ الطَّرِيقِ كَانَتْ تُؤْذِي النَّاسَ

“Sungguh aku telah melihat seorang lelaki mondar-mandir di dalam surga dikarenakan sebuah pohon yang dia tebang dari tengah jalan yang selalu mengganggu manusia”

(HR. Muslim)

💠 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

مَرَّ رَجُلٌ بِغُصْنِ شَجَرَةٍ عَلَي ظَهْرِ طَرِيقٍ فَقَالَ وَاللهِ لأُنَحِّيَنَّ هَذَا عَنْ المُسْلِمِينَ لَا يُؤذِيهِمْ فَأُدْخِلَ الجَنَّةَ

“Ada seorang lelaki berjalan melewati ranting pohon yang ada di tengah jalan, lalu dia berkata, ‘Demi Allah, sungguh aku akan singkirkan ranting ini dari kaum muslimin agar tidak menganggu mereka.’ Maka dia pun dimasukkan ke dalam surga.”
📚 (HR Muslim)

7⃣ MEMBELA KEHORMATAN SAUDARANYA DI SAAT KETIDAKHADIRANNYA

💠 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

مَنْ رَدَّ عَن عِرْضِ أَخِيهِ رَدَّ اللهُ عَن وَجْهِهِ النَّارَ يَوْمَ القِيَامَةِ

“Barangsiapa membela harga diri saudaranya, niscaya pada hari kiamat Allah akan memalingkan wajahnya dari api neraka”.
📚 (Dihasankan oleh Imam at-Tirmidzi dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani)

💠 Dalam hadits lain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

مَنْ وَقَاهُ اللهُ شَرَّ مَا بَيْنَ لَحيَيْهِ وَ شَرَّ مَا بَيْنَ رِجْلَيْنِ دَخَلَ الجَنَّةَ

“Barangsiapa yang Allah lindungi dari keburukan apa yang ada di antara kedua rahangnya (yaitu mulut) dan keburukan yang ada di antara dua pahanya (yaitu kemaluannya), niscaya dia akan masuk surga.”
📚 (Dihasankan oleh Imam at-Tirmidzi dan disepakati oleh Syaikh al-Albani)

8⃣ MENJAUHI DEBAT KUSIR WALAUPUN BENAR

💠 Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam,

أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا وَبِبَيْتٍ فِي وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِي أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ

“Aku akan menjamin sebuah rumah di dasar surga bagi orang yang meninggalkan debat meskipun dia berada dalam pihak yang benar. Dan aku menjamin sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta meskipun dalam keadaan bercanda. Dan aku akan menjamin sebuah rumah di bagian teratas surga bagi orang yang membaguskan akhlaknya.”
📚 (HR Abu Dawud dan dihasankan oleh Syaikh al-Albani)

9⃣ BERWUDHU’ LALU SHALAT DUA RAKA’AT

💠 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

”Tidaklah seorang muslim berwudhu’ lalu dia baguskan wudhu’nya, kemudian dia berdiri shalat dua raka’at dengan menghadapkan hatinya dan wajahnya pada kedua raka’at itu, melainkan surga wajib baginya.”
📚 (HR. Muslim)

🔟 PERGI SHALAT KE MASJID

💠 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

“Berikanlah kabar gembira bagi orang-orang yang berjalan di dalam kegelapan untuk menuju masjid, mereka akan mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari kiamat.”
📚 (HR Abu Dawud dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani)

💠 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam juga bersabda,

“Barangsiapa yang pergi ke masjid atau pulang dari masjid, niscaya Allah akan persiapkan baginya nuzul di dalam surga setiap kali dia pergi dan pulang.”
📚 (HR Bukhari dan Muslim)

Imam an-Nawawi berkata,

“Nuzul adalah makanan pokok, rizki dan makanan yang dipersiapkan untuk tamu.”
​​​​​​​​​​"Menegakkan Agama Allah dengan Tauhid, Al Qur'an, dan Sunnah"​​​​​​​​​​Semoga Allah mencurahkan hidayah-Nya kepada kita, memperbaiki kehidupan kita, memudahkan segala urusan kita dan mengabulkan do'a kita. Aamiin.Aamiin Aamiin

Mari bersyukur...
Mari berbagi kebaikan...

Share:
Copyright © 2018 Powered by SYUKROLUDIRO.CO. Diberdayakan oleh Blogger.

Promosikan Blog Anda!

Blog Archive

Social

Blog Archive

Recent Posts

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.