Pejuang di Waktu Senang ataupun Susah
Abu Ayyub Al Anshori Khalid bin Zaid, cucu Malik bin Najjar, adalah seorang anshar yg rumahnya terpilih menjadi tempat tinggal Nabi ketika hijrah ke Madinah. Ia termasuk dari 70 orang mukmin yg berbaiat kpd Rasulullah di baiat Aqabah 2.
Ia ikut dalam perang Badar, Uhud, Khandaq, dan peperangan yg lain bersama Rasulullah. Ia tetap ikut peperangan bahkan sampai Rasulullah tiada.
Ia pernah tidak ikut berperang sekali saja dalam hidup nya, karena komandannya masih muda, Abu Ayyub tidak puas dg kepemimpinan. Akan tetapi ia kemudian menyesal karena tidak ikut berperang.
❌Sewaktu terjadi pertikaian antara Ali bin Abi Thalib dan Mu'awiyah bin Abi Sofyan, ia berdiri di pihak Ali tanpa ragu². Setelah Ali wafat, ia menyendiri dalam kezuhudan.
Ketika dalam perang melawan Konstantinopel, ia mendapat luka berat, ia meminta kpd khalifah Yazid bin Mu'awiyah bahwa: _"jika ia meninggal, agar jasad nya dibawa dg kudanya sejauh jauh jarak yg dpt ditempuh le arah musuh, dan disanalah ia dikebumikan."_ Yazid mengabulkan nya.
Ia, Abu Ayyub Al Anshori di makam kan di jantung kota Konstantinopel, yang sekarang namanya Istambul.
📚 Sirah Ringkas Sahabat Rasul







Tidak ada komentar:
Posting Komentar
semoga bermanfaat.