عَنْ ا بى هريره رضي الله عنهُ، عن النَّبيّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ((مَنْ غَدَا إِلَى المسْجِد أَوْ رَاحَ، أَعَدَّ اللهُ لَهُ في الجَنَّةِ نُزُلًا كُلَّمَا غَدَا أَوْ رَاحَ)). مُتَّفَقٌ عَلَيهِ.
Dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi sholallohu alaihi wasallam, sabdanya:
"Barangsiapa yang pergi ke masjid pagi atau petang hari, maka Allah menyediakan untuknya sebuah jaminan - nuzul - dalam syurga setiap ia pergi, pagi atau petang hari itu." (Muttafaq 'alaih)
Pelajaran yang terdapat di dalam hadits:
1- *Nuzul, maksudnya jaminan yang berupa makanan atau rezeki dan apa saja yang dapat disediakan untuk tamu.*
2- *Ketamaan berjalan untuk melaksanakan shalat jamaah ke masjid*
3- *Barangsiapa pergi ke masjid pagi atau petang hari, maka Allah akan menjadikan untuknya hidangan di surga setiap kali ia berangkat pagi atau petang.*
Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran:
Allah Swt. mempersaksikan keimanan orang-orang yang memakmurkan masjid-masjid,
إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ فَعَسَىٰ أُولَٰئِكَ أَن يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ
Hanyasanya yang layak memakmurkan (menghidupkan) masjid-masjid Allah itu ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat serta mendirikan sembahyang dan menunaikan zakat dan tidak takut melainkan kepada Allah, (dengan adanya sifat-sifat yang tersebut) maka adalah diharapkan mereka menjadi dari golongan yang mendapat petunjuk.
[At-taubah : 18]







Tidak ada komentar:
Posting Komentar
semoga bermanfaat.