kamis, 14 Desember 2017
المحبة :( Cinta)
Yaitu lawan dari البُغْضُ والكُرْهُ (kebencian dan ketidak senangan).
Yaitu dalam arti seorang yang mengucapkannya didasari kecintaan kepada Allah, rasul-Nya, agama Islam, dan kaum muslimin yang tegak di atas perintah Allah subhanahu wa ta'ala dan menjaga batasan-batasannya, serta membenci siapapun yang menyelisihi Laa Ilaha Ilallah dan datang dengan perkara-perkara yang merupakan lawannya berupa kesyirikan, kekufuran, bid'ah dan maksiat.
🍃 Dari Al Baro' bin 'Azib radhiyallahu 'anhu;
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
أَوْثَقُ عُرَى الْحُبُّ فِي اللَّهِ وَالْبُغْضُ فِي اللَّهِ
_"Ikatan keimanan Paling kuat adalah cinta karena Allah dan benci Karena Allah"._
HR. Ahmad.
Dan diantara dalil yang menunjukkan bahwasanya cinta adalah merupakan syarat keimanan (Laa Ilaha ilallah) adalah firman Allah subhanahu wa ta'ala:
(وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَتَّخِذُ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَنْدَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ ۖ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِلَّهِ ۗ
*_"Dan diantara manusia ada orang-orang yang mengambil tandingan selain Allah (dengan cara) mereka mencintai ( tandingan tersebut) seperti kecintaan mereka terhadap Allah, adapun orang-orang yang beriman maka kecintaan mereka kepada Allah sangatlah kuat."_*
______
QS. Al-Baqarah 165
Dalam ayat ini menunjukkan bahwasanya seorang yang mencintai makhluk melebihi kecintaan kepada Allah atau menyamai adalah bentuk kesyirikan kepada Allah dan merupakan pembatal dari syahadat Laa Ilaha Illallah.
👉🏻 Dan dalam ayat ini juga menunjukkan bahwasanya bolehnya mencintai seseorang namun dengan batasan tidak boleh melebihi kecintaan atau menyamai kecintaan terhadap Allah subhanahu wa ta'ala.
🍃Dari Anas bin Malik radhiyallahu ta'ala anhu;
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ حَلَاوَةَ الْإِيمَانِ أَنْ يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لَا يُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ
_"Ada Tiga perkara yang apabila ada pada diri seseorang, ia akan mendapatkan manisnya iman: (1) Hendaklah Allah dan rasul-Nya lebih dicintainya dari selain keduanya, (2) Hendaklah ia mencintai seseorang, namun tidak mencintainya kecuali karena Allah, (3) Hendaklah ia benci kembali kepada kekufuran seperti dia benci bila dilempar ke neraka"._
Muttafaqun 'alaihi
و الله ولي التوفيق...😊







Tidak ada komentar:
Posting Komentar
semoga bermanfaat.